Tampilkan postingan dengan label komunitas pecinta guppy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunitas pecinta guppy. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Februari 2016

Orang Medanpun Membentuk Komunitas Pecinta Guppy Medan

Jauh banget kalau harus ke Medan untuk berkenalan dengan Guppy? Emang guppy ngga punya FB, BBM, atau w.a gitu.  Hahaha......"Pasalnya masih banyak masyarakat yang belum mengenal aku, makanya aku minta di kenalkan," Kata Guppy. Dan hanya beberapa orang yang bisa ngomong sama guppy, salah satunya komunitas di Medan ini yang memang niat mengenalkan jenis-jenis guppy ke masyarakat.
Menurut Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang pada situs ini berawal dari pertemanan di Facebook, Hendry, Andra, dan Wisnu membentuk Komunitas Pecinta Guppy Medan. Menurut Hendry, ikan kecil hias ini telah lama dikenal oleh masyarakat. Namun, katanya, masyarakat Medan hanya mengetahui jenis ikan guppy jerman saja atau yang sering disebut Gupjer.
http://3.bp.blogspot.com - Komunitas Pecinta Guppy Medan
"Masyarakat Medan hanya mengetahui ikan guppy Jerman. Padahal masih banyak lagi ikan guppy dengan 40 jenis," katanya, Senin (25/1/2016). Menurut Hendry,  di antara semua guppy, Albino Full Red adalah yang paling indah. Warnanya merah di seluruh badan dan ekornya yang kembang membuat pasaran ikan ini lebih mahal, mencapai Rp500 ribu rupiah hingga Rp3,5 juta rupiah.
Baginya, lebih menarik memelihara ikan hias berukuran kecil  dibandingkan ikan yang berukuran besar. Selain hemat ruang, keindahan ikan hias kecil lebih beragam. Komunitas yang baru dibentuk Januari 2016 ini punya skeretariat di Jalan Masjid Raya, Medan. Dalam komunitas ini, mereka saling berbagi informasi tentang ikan guppy terkhusus perawatan yang baik untuk mengembangbiakkan ikan guppy. Mereka juga dengan senang hati memberikan informasi terkait guppy ke orang lain. Komunitas ini berharap dapat bergabung dengan komunitas lain dan dapat dikenal publik.



Jumat, 19 Februari 2016

Komunitas Pecinta Ikan Guppy Solo Menggelar Pameran Ikan Guppy Di Depok



SOLO – Dalam rangka memperkenalkan ikan guppy, komunitas Istana Guppy Solo menggelar pameran ikan hias di depan pasar ikan Depok. Dalam pameran ini ada delapan jenis guppy yang dipamerkan. Antara lain Red Singapore, Mozaic, Black Moscow, Green Red Dragon, dan lain-lain.
“Yang menjadi favorit biasanya itu Red Singapore. Karena warnanya merah merona dan betuk ekornya indah,” ujar ketua Istana Guppy Solo Ikho Sulistio, Senin (8/2).

Diterangkan Ikho, untuk merawat ikan yang biasa hidup di saluran air sekitar rumah ini sangat mudah. Hanya perlu kebersihan air. “Makannya cuma pellet. Diberikan dua kali sehari pagi dan sore. Satu aquarium berisi 20-30 ikan, cukup dua sendok makan pellet,” ungkap dia.

Selain di dunia nyata, penjualan ikan guppy juga dilakukan via online. Soal harga sekitar Rp 150 ribu – Rp 200 ribu per pasang. Dan bisa mencapai jutaan rupiah ketika pernah memenangkan perlombaan.

“Pecinta ikan guppy sekitar 2.000 di eks Karesidenan Surakarta hingga Jogjakarta. Di solo ada 120 anggota,” jelas Ikho.

Sri Sulastri, warga Kelurahan Sumber, Solo mengakui keindahan ikan guppy. Dia baru tahu bahwa ikan mungil tersebut hidup di sekitar rumah. “Saya baru ngerti kalau ini sejenis ikan cethul. Kok bisa ya sampai bentuk-bentuknya indah seperti ini,” beber dia.



Rabu, 10 Februari 2016

Komunitas Pecinta Ikan Guppy Di Daerah Jambi


Ikan Guppy yang sedang berenang bebas di Aquarium/Foto: Google
DJAMBI.CO–Pecinta ikan hias mungkin sudah berlangsung turun temurun, baik itu yang berkembang ditingkatan lokal-daerah Jambi, nasional, hingga internasional. 

Seperti yang sudah banyak diketahui, jenis ikan yang selama ini paling banyak digemari diantaranya jenis Koi, Mas Koki, Arwana, Diskus, Cupang, dan kini jenis ikan Guppy yang lagi trend, di komunitas pecinta ikan hias.

Ikan Guppy mungkin bukan hal baru bagi masyarakat Jambi, jenis ikan ini dikenal oleh masyarakat dengan penyebutan ikan kapi-kapi. Namun, untuk jenis golongan Guppy ia memiliki corak dan bentuk yang sangat menarik. Dari corak dan bentuk itu pula nilai terhadap ikan ini akan mengalir.

Secara kasat mata, ikan ini juga mirip dengan jenis ikan yang bernama cupang, yang membedakannya Guppy hidup berkoloni, berani, dan jinak dengan kita manusia, contohnya, jika jari kita dimasuk-kan kedalam aquarium maka ikan ini akan mengejar jari kita seolah ia minta dibelai.

Tim DJAMBI.CO, dalam waktu dekat akan meliput kegiatan tentang komunitas pecinta ikan hias ini yang ada di Jambi.
Salam hangat redaksi.



Rabu, 03 Februari 2016

Mengenal Lebih Dekat Dengan Komunitas Pecinta Guppy

Guppy merupakan salah satu ikan hias dengan keindahan warna ekor yang mampu membius para pecintanya (ISTIMEWA)
http://cdn.jitunews.com - Guppy merupakan salah satu ikan hias dengan keindahan warna ekor yang mampu membius para pecintanya (ISTIMEWA)


Tergabung dalam sebuah komunitas dengan kegemaran serupa, tentunya sangat mengasyikan. Disamping berguna sebagai ajang berbagi informasi, wadah bernama komunitas juga dapat dimanfaatkan untuk berkumpul, hingga memperluas pergaulan. Nah bagi penggemar ikan Guppy, GUPPY CLUB INDONESIA menjadi salah satu wadah berkumpulnya para penggemar ikan guppy yang dikenal memiliki keindahan warna dan bentuk dari ekornya.

Didirikan oleh beberapa peternak ikan guppy di Surabaya, GUPPY CLUB INDONESIA terbentuk pada tahun 2011. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan membahas kesepakatan mengenai harga jual ikan Guppy, sehingga harganya bisa tetap stabil di pasaran. Meski dicetuskan oleh beberapa peternak ikan guppy, lambat laun ada juga beberapa kalangan yang bukan berasal dari kalangan peternak ikut bergabung di komunitas ini. Layaknya sebuah komunitas, wadah ini juga dimanfaatkan untuk bersosialisasi, berkumpul dan saling mengenal antar kolektor ikan guppy dari kota-kota lain di Indonesia.

Di saat berkumpul, para anggota biasanya sharing mengenai penyakit ikan guppy, cara penanggulangannya, serta rapat untuk mengadakan kegiatan yang berupa kontes. pemenang kontes ditentukan berdasarkan beberapa kriteria seperti ukuran, kesehatan, lebar ekor, besarnya dorsal (sisi punggung), warna, proporsi tubuh dan kelincahan ikan guppy yang mengacu pada mengacu pada aturan IFGA (International Fancy Guppy Assosiation).

"Karena terdiri dari anggota yang berasal dari Surabaya dan Pontianak, wadah ini juga bertujuan untuk menyatukan club/anggota dari kota-kota lain di seluruh Indonesia,” jelas Eddy, Wakil Ketua Komunitas Guppy 

Keindahan corak dan warna yang disajikan oleh ikan guppy, membuat harga ikan jenis ini tergolong mahal. Yakni berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 750 ribu per pasang, tergantung dari kualitasnya. Diungkapkan Eddy, hampir semua jenis ikan guppy ada di Indonesia, namun yang paling sering jadi incaran kolektor adalah ikan guppy yang memiliki ukuran besar, ekor lebar dan dorsal besar. Misalnya saja jenis Super Red Black Moscow, Bluegrass, Redlace, dan Jerman Yellow dengan harga jual Rp 300 ribu hingga Rp 450 ribu per pasang.

Untuk mendapatkan jenis ikan guppy yang diinginkan, setiap anggota memperolehnya dengan cara yang berbeda-beda. Mulai dari membeli secara online, mendatangi peternak ikan guppy, membeli ikan guppy champion ketika kontes, hingga membeli ikan guppy saat bertandang ke luar negeri.

Tidak hanya dapat menikmati keindahan ikan guppy dari luar aquarium, beberapa anggota ketika indukan yang dibeli belum sempat beranak dan akhirnya mati, itu menjadi duka yang diperoleh penggemar ikan guppy. Namun jika mampu menghasilkan ikan guppy dengan corak yang diinginkan, kepuasan pun akan didapat. Bahkan, jika mampu menghasilkan ikan guppy jenis baru yang merupakan hasil persilangan, pecinta ikan guppy akan mendapat kebanggan tersendiri. 
   
Nah, bagi pecinta yang ingin sharing tentang ikan guppy, syaratnya pun cukup mudah yakni dengan bergabung dengan melalui Facebook, tanpa biaya pendaftaran dan member card. Dan jika sudah bergabung, setiap anggota akan dipungut iuran setiap bulan yang nantinya akan digunakan untuk pengadaan kontes.