Tampilkan postingan dengan label reproduksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reproduksi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2016

Untuk Mendapatkan Keturunan Yang Baik Harus Memilih Indukan Yang Baik Pula

https://www.google.co.id
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi. Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.

Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.

Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.

Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita. Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.

Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.


ELFARHAN AQUARIUM | Ikan Guppy |
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Berdasarkan bentuk ekornya ada beberapa jenis guppy, yaitu guppy delta tail yang memiliki ekor berbentuk busur yang mengecil di pangkal ekor, guppy short tail yang memiliki ekor pendek, guppy veil tail yang memiliki ekor berbentuk segitiga dengan bentuk melebar di ujungnya, guppy ribbon yang memiliki pita di bawah perut, guppy swallow yang memiliki ekor yang membelah di bagian ujungnya, dan guppy sword tail yang bagian bawah atau atas ekornya lebih panjang daripada bagian bawahnya.
Jenis guppy berdasarkan corak warna tubuhnya antara lain single color yang memiliki warna merata pada seluruh tubuhnya (contohnya guppy full red, full black, black moscow, hijau dan putih), guppy bicolor memiliki dua warna, guppy mosaic memiliki berbagai corak warna, guppy snackeskin memiliki corak warna kulit ular di ekornya dan guppy metalik tubuhnya akan tampak berkilau saat terkena sinar matahari atau lampu
- See more at: http://elfarhancenter.blogspot.co.id/2014/07/guppy-poecilia-reticulata.html#sthash.rCtCkowO.dpuf

ELFARHAN AQUARIUM | Ikan Guppy |
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Berdasarkan bentuk ekornya ada beberapa jenis guppy, yaitu guppy delta tail yang memiliki ekor berbentuk busur yang mengecil di pangkal ekor, guppy short tail yang memiliki ekor pendek, guppy veil tail yang memiliki ekor berbentuk segitiga dengan bentuk melebar di ujungnya, guppy ribbon yang memiliki pita di bawah perut, guppy swallow yang memiliki ekor yang membelah di bagian ujungnya, dan guppy sword tail yang bagian bawah atau atas ekornya lebih panjang daripada bagian bawahnya.
Jenis guppy berdasarkan corak warna tubuhnya antara lain single color yang memiliki warna merata pada seluruh tubuhnya (contohnya guppy full red, full black, black moscow, hijau dan putih), guppy bicolor memiliki dua warna, guppy mosaic memiliki berbagai corak warna, guppy snackeskin memiliki corak warna kulit ular di ekornya dan guppy metalik tubuhnya akan tampak berkilau saat terkena sinar matahari atau lampu
- See more at: http://elfarhancenter.blogspot.co.id/2014/07/guppy-poecilia-reticulata.html#sthash.rCtCkowO.dpuf

ELFARHAN AQUARIUM | Ikan Guppy |
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Berdasarkan bentuk ekornya ada beberapa jenis guppy, yaitu guppy delta tail yang memiliki ekor berbentuk busur yang mengecil di pangkal ekor, guppy short tail yang memiliki ekor pendek, guppy veil tail yang memiliki ekor berbentuk segitiga dengan bentuk melebar di ujungnya, guppy ribbon yang memiliki pita di bawah perut, guppy swallow yang memiliki ekor yang membelah di bagian ujungnya, dan guppy sword tail yang bagian bawah atau atas ekornya lebih panjang daripada bagian bawahnya.
Jenis guppy berdasarkan corak warna tubuhnya antara lain single color yang memiliki warna merata pada seluruh tubuhnya (contohnya guppy full red, full black, black moscow, hijau dan putih), guppy bicolor memiliki dua warna, guppy mosaic memiliki berbagai corak warna, guppy snackeskin memiliki corak warna kulit ular di ekornya dan guppy metalik tubuhnya akan tampak berkilau saat terkena sinar matahari atau lampu
- See more at: http://elfarhancenter.blogspot.co.id/2014/07/guppy-poecilia-reticulata.html#sthash.rCtCkowO.dpuf



Rabu, 24 Februari 2016

Mengenal Lebih Dekat Dengan Poecilia Reticulata

Guppy itu apa? Guppy guppy bear.. atau makhluk halus atau sebutan nama cinta atau?? Guppy yaitu...

http://3.bp.blogspot.com - Ikan guppy
Menurut wikipedia Gupi, ikan seribu, ikan cere, atau suwadakar (Poecilia reticulata), adalah salah satu spesies ikan hias air tawar yang paling populer di dunia. Karena mudahnya menyesuaikan diri dan beranak-pinak, di banyak tempat di Indonesia ikan ini telah menjadi ikan liar yang memenuhi parit-parit dan selokan. Dalam perdagangan ikan hias dikenal sebagai guppy atau juga millionfish, di berbagai daerah lokal seperti gepi (Btw.), bungkreung (Sd.), cethul atau cithul (Jw.), klataw (Bjn.), dan lain-lain.

Pemerian

Gupi merupakan anggota suku Poecilidae yang berukuran kecil. Jantan dan betina dewasa mudah dibedakan baik dari ukuran dan bentuk tubuhnya, maupun dari warnanya (dimorfisme seksual). Panjang total tubuh ikan betina antara 4–6 cm, sedangkan jantannya lebih kecil, sekitar 2½–3membentuk pola seperti jala (reticulata = dengan pola jaring atau jala), dan perut gendut berwarna putih.

Ekologi dan reproduksi

Gupi adalah ikan yang sangat mudah berkembang biak. Masa kehamilan ikan ini berkisar antara 21–30 hari (rata-rata 28 hari) bergantung pada suhu airnya. Suhu air yang paling cocok untuk berbiak adalah sekitar 27 °C (72 °F).
http://3.bp.blogspot.com
Alih-alih bertelur, ikan gupi mengandung dan melahirkan anaknya (livebearers). Setelah ikan betina dibuahi, daerah berwarna gelap di sekitar anus yang dikenal sebagai ‘bercak kehamilan’ (gravid spot) akan meluas dan bertambah gelap warnanya. Menjelang saat-saat kelahirannya, bintik-bintik mata anak-anak ikan dapat terlihat dari kulit perut induknya yang tipis dan menerawang. Seekor induk gupi dapat melahirkan burayak (anak ikan) antara 2–100 ekor pada setiap kelahiran, namun kebanyakan antara 5–30 ekor saja. 

Beberapa jam setelah persalinan, induk gupi telah siap untuk dibuahi lagi. Begitu keluar dari perut induknya, anak-anak gupi telah mampu hidup sendiri. Berenang, mencari makanan, dan menghindari musuh-musuhnya. Anak-anak gupi ini umumnya akan terus bergabung dengan kelompoknya, dan dengan ikan-ikan lain yang lebih besar. Namun gupi yang telah dewasa tidak akan segan-segan memangsa burayak yang berukuran jauh lebih kecil; sehingga apabila dipelihara di akuarium, anak-anak ikan ini perlu dipisahkan dari ikan-ikan dewasa. Burayak-burayak ini, apabila selamat, akan mencapai kedewasaan pada umur satu atau dua bulan saja. Itulah sebabnya ikan ini dengan segera dapat melipat-gandakan jumlah anggota kelompoknya, sehingga dinamai juga ikan seribu.
Sirip dubur pada ikan jantan mengalami perubahan menjadi gonopodium, yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma yang akan masuk pada tubuh ikan betina. Gupi betina memiliki kemampuan untuk untuk menyimpan sperma, sehingga dapat hamil berulang kali dengan hanya satu kali kawin.
Faktor kunci keberhasilan yang lainnya adalah kemampuannya untuk menyesuaikan hidup dengan berbagai kondisi perairan, dengan variasi makanan yang beragam. Analisis terhadap isi perut gupi yang hidup di Danau Buyan, Bali, menunjukkan bahwa ikan ini terutama memakan zooplankton yang melimpah di sana. Sementara gupi yang hidup di Danau Bratan dan Batur kebanyakan mengandalkan bahan-bahan organik yang berada di dasar danau.
Gupi bahkan dapat hidup pada perairan dengan salinitas tinggi (air asin), hingga 150% salinitas normal air laut.

Penyebaran

Suwadakar adalah ikan asli Amerika Tengah dan Selatan, menyebar di Kep. Barbados, Trinidad dan Tobago, Guyana, Antillen Belanda, Kep. Virgin, Brazilia, dan Venezuela. Melalui jalur perdagangan dan lain-lain, ikan ini telah dibawa ke berbagai tempat di semua benua di dunia kecuali Antartika, dan kemudian meliar di perairan-perairan bebas.

http://3.bp.blogspot.com
Gupi dimasukkan ke Indonesia sebagai ikan akuarium pada sekitar tahun 1920an, namun kemudian terlepas atau dilepaskan ke perairan bebas. Agaknya ikan ini semula diharapkan dapat membasmi larva nyamuk di alam untuk mengendalikan penyakit malaria, akan tetapi tidak berhasil. Ikan gupi di akuarium dapat mencapai panjang 60 mm, namun di alam kebanyakan hanya tumbuh hingga sekitar 35 mm saja; dan ukuran ini terlalu kecil untuk memangsa jentik-jentik nyamuk.

Karena keperidiannya, gupi lekas membiak dan merambah aneka perairan bebas. Pada tahun 1929 tercatat bahwa ikan ini dapat ditemukan di hampir semua kolam dan parit di Jawa Barat. Sekarang ikan ini telah meluas ke berbagai tempat di Nusantara, dan mungkin telah menjadi ikan yang paling melimpah di Jawa dan Bali.



Guppy Betina Berlatih Berenang Lebih Baik Dari Guppy Jantan

Jika Anda bertemu dengan begal, apa yang Anda lakukan? Lari, teriak, atau bunuh diri sendiri, ko bunuh diri sendiri, ya kan Anda begalnya hehehe. Saya yakin Anda akan lemes, ga bisa gerak, mau mati aja deh....

https://www.google.co.id
Berbeda dengan ikan guppy betina saat dia dipaksa menuruti napsu si jantan yang jahat, betina akan lari.. lariiiii kabuur... Tidak memiliki waktu atau tempat aman! Ikan guppy betina belajar untuk menjadi perenang yang lebih baik untuk melarikan diri pelecehan seksual.
Ini tidak biasa di dunia hewan untuk jantan melecehkan betina dan memaksa mereka untuk kawin dengan mereka, bahkan jika betina tidak tertarik. Tapi sebuah studi baru mengungkapkan ikan guppy betina belajar untuk menjadi perenang yang lebih baik melebihi jantan dan menghindari asmara yang diinginkan mereka. Para peneliti mengatakan hasil pekerjaan mereka menunjukkan bahwa ikan belajar berenang lebih efisien dengan praktek dan telah menyamakan perubahan dalam teknik renang mereka sama seperti atlet yang terus berlatih untuk menjadi lebih baik olahraga renang.
 
Pemaksaan seksual betina dari jantan tersebar luas di seluruh spesies yang bereproduksi secara seksual, "kata Dr Shaun Killen, dari University of Glasgow. "Biasanya, keberhasilan reproduksi jantan dibatasi oleh akses ke betina, dan jantan dari banyak spesies akan mencoba untuk mengatasi hal ini menggunakan sejumlah perilaku, seperti mengejar dan bahkan menyerang betina dalam upaya untuk bisa bereproduksi. Jenis-jenis perilaku yang dianggap melecehkan secara seksual seperti jantan yang mencoba untuk memaksa betina mau kawin dengan mereka. Betina bisa menghabiskan banyak energi menghindari jantan dalam situasi ini dan bahkan dapat terluka". "Untuk mengurangi kejadian itu, kemungkinan adalah betina mungkin dapat mengubah perilaku mereka sendiri atau fisiologi dengan cara yang mengurangi konsekuensi energik negatif dari pelecehan atau memungkinkan mereka untuk lebih mudah melarikan diri dari paksaan jantan." Bersama-sama dengan para peneliti di University of Exeter, Dr Killen menguji gagasan ini di laboratorium dengan mengekspos guppy Trinidad perempuan (Poecilia reticulata) untuk berbagai tingkat pelecehan jantan bahwa mereka biasanya akan bertemu di alam liar, untuk jangka waktu beberapa bulan.
Dr Safi Darden dari Universitas Exeter menjelaskan: "Di alam liar, guppy jantan menghabiskan sebagian besar waktu mereka pacaran dan memaksa betina dalam upaya untuk kawin dengan mereka. "Sebagian besar perhatian jantan ini tidak diinginkan dan betina berusaha menghindari jantan dengan cepat berenang menjauh dari mereka selama pengejaran." Setelah lima bulan, betina terkena tingkat yang lebih tinggi dari pelecehan mampu berenang lebih efisien, para peneliti menemukan,  ikan betina yang dilecehkan menggunakan lebih sedikit energi untuk berenang pada kecepatan tertentu dibandingkan dengan mereka yang terkena tingkat yang lebih rendah dari gangguan. Dr Darden mengatakan: "Tampaknya bahwa kenaikan berkepanjangan di-intensitas tinggi berenang pada betina, disebabkan oleh pelecehan jantan, menyebabkan perubahan dalam fisiologi atau berenang mekanik ikan individu, yang mengurangi energi berenang dan dapat memungkinkan guppy betina untuk mengurangi beban perilaku koersif ini. '
Dr Killen menambahkan: "Faktor penting tampaknya teknik berenang, dan guppy betina yang mengalami tingkat yang lebih rendah dari pelecehan menghabiskan lebih banyak waktu berenang dengan sirip dada mereka yang perpanjang, indikator teknik berenang tidak efisien. "Perubahan ini sangat mirip dengan yang terlihat pada atlet manusia yang melatih untuk menjadi lebih baik di olahraga mereka".
Profesor Darren Croft, juga dari Exeter, mengatakan: "Dalam konteks yang lebih luas temuan kami menunjukkan bahwa berenang efisien adalah sesuatu yang ikan mungkin harus belajar dan berlatih, seperti belajar berenang pada manusia, ini membutuhkan waktu dan energi, yang keduanya sangat mahal untuk ikan ini. Ini bisa menjelaskan mengapa hanya ikan yang terkena tingkat yang lebih tinggi pelecehan dari si jantan yang mengembangkan teknik renangnya.



Tak Jarang Guppy Jantan "Memaksa" Guppy Betina Bercinta

Dipostingan sebelumnya, saya membahas tentang betina yang suka melarikan diri dari si jantan, lalu apa si jantan diam saja? Tentu saja tidak. Begini penjelasannya.
http://2.bp.blogspot.com
Bukan rahasia bahwa hewan jantan akan berusaha keras untuk mengejar betina dan dapat mengambil langkah-langkah ekstrem untuk berpegang pada dirinya bahkan jika kasih sayang mereka tak berbalas.
Para peneliti meneliti peran sepasang cakar di ujung gonopodium dari guppy jantan (Poecilia reticulata) - pada dasarnya yaitu penis ikan. Tetapi para ilmuwan Kanada telah menemukan bahwa ikan guppy jantan tampak tak berdosa terlihat pada bagian berkembang seperti duri pada penis si jantan untuk memaksa 'betina mau menerima' untuk reproduksi dengan itu.
Universitas penelitian Toronto menemukan bahwa cakar digunakan oleh ikan jantan untuk memasukkan sejumlah sperma ke betina yang menolak.  Ahli biologi evolusi percaya spesies telah berevolusi untuk mendapatkan keuntungan jantan dengan mengorbankan betina, terutama ketika kepentingan reproduksi mereka berbeda. Lucia Kwan di universitas mempelajari alat kelamin yang aneh pada ikan. Konflik seksual terjadi ketika kepentingan kebugaran jantan dan betina berbeda, yang berakar pada perbedaan ukuran telur dan  sperma.
Penelitian Ms Kwan menunjukkan guppy jantan tumbuh cakar pada alat kelamin untuk membuat lebih sulit bagi betina untuk kabur dan menutup diri saat reproduksi . Ms Kwan mengatakan: 'Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa cakar digunakan untuk meningkatkan mentransfer sperma ke betina yang menolak perreproduksi an. "
Seorang ilmuwan Kanada membedah beberapa alat kelamin guppy jantan untuk menyelidiki keuntungan relatif dari cakar untuk reproduksi dengan ‘betina yang menutup diri'. Dia membandingkan jumlah sperma ditransfer. 
Para ilmuwan menguji dua ide untuk fungsi cakar: satu untuk peran mereka dalam mengamankan sperma di tempat di ujung gonopodium sebelum dimasukkan ke dalam betina dan yang lainnya untuk menangkap betina untuk mau menerima atau tahan selama reproduksi untuk membantu sperma transfer.
Penelitian ini diterbitkan dalam Surat Biologi Royal Society.



Senin, 22 Februari 2016

Guppy Lovers, Yuk Ketahui Cara Melahirkan Anak Ikan Guppy

https://www.google.co.id
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.

Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi. Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.

Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.

Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.

Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita. Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.

Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.



Gonopodium Berfungsi Sebagai Alat Reproduksi Guppy Jantan


IKAN guppy jantan mengembangkan sebentuk cakar pada alat kelaminnya untuk memaksa betina kawin dengannya.*
http://www.pikiran-rakyat.com
*IKAN guppy jantan mengembangkan sebentuk cakar pada alat kelaminnya untuk memaksa betina kawin dengannya.*
Sudah bukan rahasia bahwa hewan jantan akan berusaha keras untuk mengejar betinanya bahkan melakukan hal ekstrem bila betina menolaknya. Para ilmuwan Kanada telah menemukan bahwa ikan guppy jantan (Poecilia reticulata) telah mengembangkan duri pada penisnya untuk memaksa 'betina mau menerima' untuk kawin dengannya. Penelitian di Universitas Toronto menemukan bahwa cakar yang digunakan oleh ikan jantan untuk mendorong sejumlah sperma ke betina yang menolak kawin.

Para ahli biologi evolusi percaya spesies ini telah berevolusi untuk menguntungkan jantan dengan mengorbankan betina, terutama ketika kepentingan kawin mereka berbeda. Lucia Kwan di universitas ini telah mempelajari alat kelamin bercakar aneh ikan ini. Alat kelamin sangat berbeda-beda dalam kelompok hewan, bahkan di antara spesies yang sama dan penelitian untuk perbedaan ini telah membingungkan para ilmuwan selama bertahun-tahun, meskipun ada pemikiran yang mengatakan konflik seksual antara jantan dan betina mungkin menjadi alasan. Konflik seksual terjadi ketika kepentingan kebugaran jantan dan betina berbeda, yang berakar pada perbedaan telur dan ukuran sperma.

Jantan sedikit berinvestasi dari betina dalam reproduksi karena sperma mudah murah untuk diproduksi, sementara telur yang lebih besar yang paling sulit dan mahal untuk dibuat. Ini menyebabkan perbedaan dalam konflik di mana jantan tertarik kawin dengan sebanyak mungkin betina, sementara betina lebih selektif dengan pasangannya. Penelitian Kwan menunjukkan guppy jantan menumbuhkan cakar pada alat kelamin untuk membuatnya lebih sulit bagi wanita menutup diri dan lolos saat kawin. "Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa cakar digunakan untuk meningkatkan transfer sperma ke betina yang menolak perkawinan," tulis Kwan dalam Royal Society Biology Letter.



Minggu, 21 Februari 2016

Gonopodium Berfungsi Sebagai Alat Reproduksi Pada Guppy Jantan


http://3.bp.blogspot.com
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah. Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang. Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus. Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi.
 
Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow. Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.
 
Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina. Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran. Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita.
 
Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line. Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan. Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.



Senin, 01 Februari 2016

Sistem Reproduksi Ikan Guppy Lain Daripada Yang Lain

https://www.google.co.id

Dalam perkembangbiakannya, ikan guppy termasuk dalam jenis Livebearers atau melahirkan anak-anaknya, dimana pembuahan telur-telurnya terjadi didalam perut induk betina. Seekor guppy betina pada setiap kelahiran mampu melahirkan antara 5 sampai 100 ekor anak-anaknya  atau biasa disebut dengan burayak. Masa kehamilan ikan ini berkisar antara 21-30 hari (rata-rata 28 hari) bergantung pada suhu airnya. Suhu air yang paling cocok untuk berbiak adalah sekitar 27 derajat celcius.

Menjelang saat-saat melahirkan didalam perut induk betina terlihat jelas bintik-bintik mata burayak yang akan dilahirkan, begitu dilahirkan dari perut induknya, burayak langsung dapat hidup sendiri berenang untuk mencari makan dan menghindar dari musuh-musuhnya, namun kadangkala sang pejantan pun menjadi musuhnya dan menjadi kanibal terhadap burayak yang baru lahir. 

Burayak-burayak ikan guppy ini apabila selamat, akan mencapai kedewasaan pada umur satu atau dua bulan saja. Itulah sebabnya ikan ini dengan segera dapat melipat gandakan jumlah anggota kelompoknya sehingga dinamai juga dengan nama sebutan ikan seribu (millionfish).

Pada guppy jantan, sirip duburnya akan mengalami perubahan saat akan kawin menjadi gonopodium yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma yang akan masuk pada tubuh ikan betina. Pada induk guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma, sehingga dapat hamil berulang kali dengan hanya satu kali kawin.

"Ikan guppy memiliki kemampuan untuk menyesuaikan hidup di pelbagai kondisi perairan dan dengan variasi makanan yang beragam." Berdasarkan analisi terhadap perut guppy yang hidup di Danau Buyan Bali, menunjukan bahwa ikan ini memakan zooplankton yang berada disana. Sementara guppy yang hidup di Danau Bratan dan Batur kebanyakan mengandalkan bahan-bahan organik yang berada di dasar danau. 
 
 
 
 

Kamis, 14 Januari 2016

Mengetahui Proses Perkembangbiakan Ikan Guppy

Ekologi dan reproduksi

https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Poecilia_reticulata_090510_0192_kdBdk.jpg (Gupi liar dari Ciliwung. Jantan diapit oleh dua betina)  
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Poecilia_retic_090519-8688_kdBdk.jpg (Gupi liar. Jantan berada di sebelah kiri)
 
Gupi adalah ikan yang sangat mudah berkembang biak. Masa kehamilan ikan ini berkisar antara 21–30 hari (rata-rata 28 hari) bergantung pada suhu airnya. Suhu air yang paling cocok untuk berbiak adalah sekitar 27 °C (72 °F).

Alih-alih bertelur, ikan gupi mengandung dan melahirkan anaknya (livebearers). Setelah ikan betina dibuahi, daerah berwarna gelap di sekitar anus yang dikenal sebagai ‘bercak kehamilan’ (gravid spot) akan meluas dan bertambah gelap warnanya. Menjelang saat-saat kelahirannya, bintik-bintik mata anak-anak ikan dapat terlihat dari kulit perut induknya yang tipis dan menerawang. Seekor induk gupi dapat melahirkan burayak (anak ikan) antara 2–100 ekor pada setiap kelahiran, namun kebanyakan antara 5–30 ekor saja. Beberapa jam setelah persalinan, induk gupi telah siap untuk dibuahi lagi.

Begitu keluar dari perut induknya, anak-anak gupi telah mampu hidup sendiri. Berenang, mencari makanan, dan menghindari musuh-musuhnya. Anak-anak gupi ini umumnya akan terus bergabung dengan kelompoknya, dan dengan ikan-ikan lain yang lebih besar. Namun gupi yang telah dewasa tidak akan segan-segan memangsa burayak yang berukuran jauh lebih kecil; sehingga apabila dipelihara di akuarium, anak-anak ikan ini perlu dipisahkan dari ikan-ikan dewasa. Burayak-burayak ini, apabila selamat, akan mencapai kedewasaan pada umur satu atau dua bulan saja. Itulah sebabnya ikan ini dengan segera dapat melipat-gandakan jumlah anggota kelompoknya, sehingga dinamai juga ikan seribu.

Sirip dubur pada ikan jantan mengalami perubahan menjadi gonopodium, yang berfungsi untuk mengeluarkan sperma yang akan masuk pada tubuh ikan betina. Gupi betina memiliki kemampuan untuk untuk menyimpan sperma, sehingga dapat hamil berulang kali dengan hanya satu kali kawin.

Faktor kunci keberhasilan yang lainnya adalah kemampuannya untuk menyesuaikan hidup dengan pelbagai kondisi perairan, dengan variasi makanan yang beragam. Analisis terhadap isi perut gupi yang hidup di Danau Buyan, Bali, menunjukkan bahwa ikan ini terutama memakan zooplankton yang melimpah di sana. Sementara gupi yang hidup di Danau Bratan dan Batur kebanyakan mengandalkan bahan-bahan organik yang berada di dasar danau.

Gupi bahkan dapat hidup pada perairan dengan salinitas tinggi (air asin), hingga 150% salinitas normal air laut.