Tampilkan postingan dengan label wadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wadah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Maret 2016

Wadah Merupakan Hal Utama Yang Dibutuhkan Untuk Budidaya Ikan Guppy


http://lh3.ggpht.com
Budidaya ikan Guppy tidak memerlukan infrastruktur yang mahal. Cukup dengan peralatan sederhana, kita dapat melakukan perkembangbiakan ikan ini. 

Berikut adalah peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan guppy, antara lain :
wadah / tempat, 
  • Aerator 
  • Tanaman air. 
  • Wadah untuk akuarium pemijahan ikan guppy bisa, seperti semen, atau bak plastik dan akuarium kaca.

Wadah atau tempat yang diperlukan untuk budidaya ikan guppy setidaknya empat fungsi, yaitu :
  • Pemisahan indukan 2 tempat, 
  • Pemijahan 1 tempat dilakunya perkawinan, 
  • Penetasan 1 tempat untuk penetasan, 
  • Pembibitan 1 peliharaan larva.
  • Ukuran luas wadah dapat bervariasi budidaya ikan guppy, disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Sedangkan ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk tempat pembibitandiperlukan lebih tinggi dari 50 cm.



Minggu, 21 Februari 2016

Beberapa Media Yang BIsa Dipakai Sebagai Wadah Pemeliharaan Ikan Guppy

http://4.bp.blogspot.com - Bak Semen dan Akuarium

Ada berbagai pilihan tempat pemeliharaan Guppy, seperti: kolam, bak, akuarium dan juga ember. 
Kolam biasanya di luar ruangan, bisa dari semen atau dari terpal. Ukurannya juga relatif paling besar dibandingkan yang lain. Biasanya dipakai buat massal. Bisa juga sebagai tempat pembesaran. Bayi ikan yang baru lahir dibesarkan disana. Pertumbuhan ikan lebih cepat karena lebih luas, juga tersedianya makanan alami di dalam kolam. Kekurangannya, susah untuk kontrol kualitas, ikan bisa sembarangan kawin. Lokasinya yang di luar ruangan juga beresiko, air hujan bisa masuk kalau tidak ditutupi. Volume air bertambah, ikan bisa keluar. Selain itu air hujan yang bersifat asam bisa membuat ikan gampang sakit.
Bak semen biasanya lebih kecil dari kolam. Ada yang permanen, ada juga yang bisa dipindah-pindah. Kelebihan dan kekurangannya hampir sama dengan kolam. Cuma beda di ukuran.
Ember juga ada berbagai macam ukuran. Demikian juga bentuknya. Ember plastik ringan, sehingga gampang  dipindah-pindah. Harganya juga relatif murah. Kolam, bak dan ember menyulitkan dalam seleksi. Posisi ikan yang terlihat cuma dari atas.
Akuarium biasanya terbuat dari kaca, tapi ada juga yang dari acrylic. Kaca lebih murah dari Acrylic. Tapi kaca lebih berat dan gampang pecah. Akuarium bisa dibuat berbagai macam ukuran dan bentuk. Karena bahannya yang tembus pandang, memudahkan kita untuk seleksi dan kontrol ikan. Ukuran akurium bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sekarang ini yang paling pas dipakai ukuran 25x50 dengan tinggi 30cm. Cukup untuk 1-5 pasang indukan, sekitar 50 ekor yang baru lahir sampai umur sekitar 2-3 bulan. Setelah itu baru dipisah, diseleksi, dijarangkan.
Kolam, bak dan akuarium ukuran besar sekarang dipakai buat pelihara ikan platy. Selain minim seleksi, platy juga lebih cepat berkembangbiak di tempat yang luas. Asal disediakan tanaman air, kayu, batu sebagai tempat sembunyi anaknya yang baru lahir.



Jumat, 29 Januari 2016

Akuarium Adalah Wadah Ternak Ikan Guppy Yang Baik

Tempat pembiakan ikan guppy

https://www.google.co.id

Untuk pembiakan, anda dapat memilih akuarium kaca dengan kapasitas 30 sampai 60 liter, atau bak/kolam semen dengan kapasitas 40 sampai 80 liter.Jika anda menggunakan akuarium sebagai wadahnya, sebaiknya dilengkapi dengan filter yang tidak terlalu kuat, karena bayi ikan guppy dapat terhisap masuk dan akan mati. Anda dapat menutup penghisap filter dengan busa yang halus yang dapat menyaring bayi ikan guppy (fry) agar tidak terhisap.

Terkadang dalam keadaan tertentu, ikan guppy bersifat kanibal yang akan memakan bayi mereka sendiri, hal ini harus menjadi perhatian para pembiak ikan guppy ini. Sebaiknya anda menyiapkan tempat bersembunyi bagi bayi ikan ketika mereka lahir. Gunakan tanaman yang mengambang di air seperti eceng gondok untuk bersembunyi sembunyi fry.

Atur keadaan tangki sesuai kebutuhan ikan. Jaga temperatur air akuarium antara 25 hingga 26.11 C saat ikan jantan dan betina ada di dalam tangki yang sama. Sebelum Anda memasukkan ikan ke dalam tangki pembiakkan, siapkan pakan dengan nilai nutrisi tinggi untuk menghasilkan pembiakkan yang sehat. Untuk hasil yang maksimal, anda dapat memberikan kutu air, atau cacing sutera untuk tambahan makannya.

Masukkan ikan guppy ke dalam tangki pembiakkan. Pada tahap ini, yang Anda bisa lakukan hanyalah menunggu hingga ikan Anda berkembang biak. Pisahkan ikan jantan ke tangki yang lain ketika Anda melihat bahwa ikan-ikan betina Anda sudah hamil. Anda bisa melihat apakah ikan betina hamil atau tidak apabila ada tanda gelap di perutnya. Tanda ini disebut gravid spot. Semua ikan betina akan mengalami tahap ini ketika memasuki masa kehamilan, dan kemudian akan menjadi lebih gelap ketika telur telah dibuahi.

Secara umum periode kehamilan ikan guppy adalah 26 sampai 31 hari. Karena ikan guppy adalah ikan yang bertelur dan melahirkan (ovovivipar), Ketika ikan guppy betina Anda mendekati masa melahirkan, perutnya akan sangat besar dan gravid spot mulai terlihat sangat gelap (atau merah marun gelap apabila jenis guppy yang albino atau blond). Jika bentuk perut ikan guppy semakin terlihat seperti kotak kardus. Bersiaplah, guppy Anda akan melahirkan. Pada tahap ini Anda harus memperhatikan dengan cermat, ketika bayi ikan guppy dilahirkan, Anda dapat memindahkan dengan segera induknya dari tangki, untuk mencegah sang induk melahap bayi-bayinya.

Secara umum "tanda tanda induk ikan guppy akan melahirkan adalah mulai menyendiri, dan selera makannya berkurang." Demikianlah sedikit tips membiakkan ikan guppy, semoga bermanfaat.


Selasa, 26 Januari 2016

Ember Merupakan Wadah Pembudidayaan Ikan Guppy


Budidaya Ikan Guppy Pakai ember
http://budidaya-ikan.com

Pembudidaya ikan hias guppy, Yudi Kasim membudidayakan beberapa strain guppy seperti Dragon, Moskow Blue, German Tuxedo White Tail dan Blue Grass. Tempat membudidayakannya sebagian menggunakan akuarium dan wadah lain seperti ember plastik.

Menurutnya, menjodohkan guppy siap kawin dalam satu wadah dapat menerapkan satu jantan dan lima betina atau kelipatannya. Selain itu bisa juga pejantannya dapat ditambah sampai dua ekor. “Rata-rata setiap 21 hari, betina guppy akan beranak minimal 100 ekor. Anakan sebaiknya dipisah, karena indukan bersifat kanibal. Tapi kalau tempat penangkarannya luas dan ada tanaman-tanaman airnya, bisa tidak dipisah,” papar Yudi.

Ditemui di lokasi pembudiyaan ikan guppy-nya kawasan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Yudi menjelaskan, apapun tempat pemeliharaan guppy diusahakan untuk mampu menjaga kualitas airnya. Adanya tanaman air seperti ekor kunci diharapkan mampu mendukung kualitas air, karena dapat membantu menyerap zat-zat racun di air. Selain itu dapat untuk bersembunyi anakan-anakan guppy. Kualitas air akan lebih bagus lagi jika dilengkapi mesin aerator yang dapat membantu menghilangkan gas-gas dalam air serta mendukung sirkulasi udara. Sedangkan penambahan piranti filter menjadikan air terjaga kejernihannya.

“Rata-rata tiga hari sekali kotoran di tempat membudidayakan guppy perlu disedot. Jika bisa sehari sekali lebih bagus juga. Air lama dengan disisakan sekitar 25 persen saja lalu ditambah air baru,” jelas Yudi.

Guppy dengan strain masih asli atau belum dikawinsilangkan, sebutnya, dihargai lebih mahal. Strain asli Dragon termasuk yang masih mahal, yaitu dibanderol Rp 400.000/pasang (sudah dewasa). Strain Fullred Taiwan Rp 350.000/pasang dan strain Multi Colour Kobra dengan harga Rp 50.000/pasang. Lain halnya dengan indukan strain campuran/silangan, rata-rata Rp 15.000/pasang. (Sumber : KR Jogja)



Senin, 18 Januari 2016

Beberapa Tempat Sebagai Wadah Budidaya Ikan Guppy


http://3.bp.blogspot.com
Guppy merupakan salah satu jenis ikan tropical yang mudah di budidaya maupun di kembang biakan hal ini karena guppy merupakan jenis ikan yang dapat dibudidayakan di berbagai media tempat budidaya. Berikut ini akan saya share beberapa tempat untuk budidaya ikan guppy yang telah saya terapkan . Untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini :
1. Media Ember/Baskom Plastik

http://2.bp.blogspot.com
Ember/ Baskom Plastik merupakan tempat yang cocok untuk budidaya ikan guppy , apa lagi buat para pencinta guppy yang baru-baru ingin belajar beternak saya sarankan pake media ini , karena untuk mendapatakan media Ember/Baskom ini tidaklah susah cukup mencari/membelinya di tempat penjualan barang-barang plastik dan rumah tangga ataupun di tempat parabot keliling dengan kisaran harga ber Ember/Baskom Rp 10.000 sangatlah murah bukan ?
Oleh karena itu media ini cocok untuk pemula yang ingin beternak guppy dan cocok bagi peternak yang modalnya baru sedikit.
2. Media Kotak Plastik Es Krim (Campina/Walls)

http://3.bp.blogspot.com
Media yang kedua adalah Kotak Plastik Es Krim Bekas (Campina/Walls), media ini juga media yang sangat cock untuk beternak ikan guppy terutama saya biasa memanfaatkan media ini untuk breading ikan guppy per pasang dan per jenis guppy dan saya juga sering memanfaatkan media ini untuk menaruh hasil anakan dari guppy . Kotak box plastik ini memiliki ukuran yang bermacam-macam, untuk media kotak box yang saya gunakan ini adalah kotak box dengan ukuran 30x17x12 cukup besar juga kan ?
Untuk kotak box ini harganya juga sangatlah murah, saya membeli di salah satu teman saya yang dari Kota Tegal dengan harga Rp 3.000 saja , cukup murah bukan ?
3.  Media Cangkang Kulkas Bekas

http://3.bp.blogspot.com
Cangkang kulkas merupakan media beternak guppy yang ukurannya cukup besar hal ini cocok digunakan untuk pembesran ikan guppy dalam jumlah yang banyak , cangkang kulkas ini juga untuk mendapatkannya tidaklah susah , kita dapat mencari dan membelinya di tempat service kulkas dan tempat barang bekas/rongsok dengan harga yang relatif terjangkau antara Rp 15.000 - 30.000 per cangkang kulkas , kelemahan cangkang kulkas ini adalah kita harus menambal terlebih dahulu karena ada beberapa bagian yang berlobang.
4. Media Akuarium

http://4.bp.blogspot.com
Media yang terakhir adalah media Akuarium. Media ini adalah media yang sering digunakan oleh para peternak guppy dikarenakan dengan menggunakan media akuarium ini kita bisa beternak sambil menikmati keindahan corak dan warna ikan guppy dan dapat memantau perkembangan ikan guppy lebih mudah, namun untuk menggunakan media akuarium ini  kita harus mengeluarkan lumayan banyak biaya apabila kita membuat akuariumnya dengan meggunakan kaca yang baru tetapi biaya tersebut dapat diringankan apabila kita dapat menggunakan kaca bekas untuk membuat media akuariumnya. Pada media akuarium ini kita juga harus bisa menjaga dan merawatnya agar tidak berlumut dan berkerak, maka "jika menggunakan media Akuarium ini kita harus membersihkannya minimal 1 minggu sekali" agar kaca akuarium tampak terlihat bening sehingga kita bisa melihat keindahan ikan guppy setiap hari.
Dan begitulah beberapa artikel tentang tempat-tempat atau media yang digunakan untuk beternak ikan guppy.
Cukup sekian dulu artikel dari Kami semoga dapat bermanfaan bagi kita semua Pecinta Ikan Guppy